- Perhatikan penggunaan gambar. Hindari penggunaan gambar/image yang terlalu berat pada web Anda. Usahakan agar ukuran halaman web + gambar tetap dibawah 64 kb. Gunakan software-software seperti Adobe Photoshop (menu file – save for web) untuk mengoptimalkan gambar. Penggunaan Flash dan Java yang berlebihan sebaiknya dihindari.
- Hindari pemakaian frame. Frame memang baik dipakai sebagai navigasi, tetapi bisa membingungkan search engine. Halaman utama frameset biasanya tidak berisi content apa-apa. Kalaupun Anda terpaksa menggunakan frame, ingatlah mencantumkan tag <noframe></noframe> dan tuliskan rangkuman dari isi halaman web Anda pada tag tersebut agar search engine yang tidak mendukung frame masih bisa membacanya.
- Rancanglah agar web Anda bisa dibaca oleh semua browser. Halaman web yang tampak cantik di Internet Explorer kadang-kadang hanya tampak blank pada Netscape Navigator. Hati-hatilah dengan hal ini karena bisa menurunkan rangking pada search engine. Bukankah kecantikan itu juga relatif bagi setiap orang
- Gunakan keyword utama pada title halaman web. Isi dari tag <title></title> sangat berpengaruh pada rangking search engine. Rancanglah sebuah title yang menarik untuk dibaca dan jaga agar ukurannya tidak melebihi 70 karakter.
- Usahakan agar halaman web Anda memakai page headline (H1-6), dan gunakan keyword utama sebagai <H1>healine</H1>. Hindari pemakaian font yang terlalu kecil <font size=”1″> dan susah dibaca.
- Jika Anda memasang image ingatlah agar selalu melengkapinya dengan atribut alt. Beberapa search engine menggunakan alt tag sebagai pedoman relevansi hasil pencarian. <IMG SRC=”gambar.jpg” ALT=”tambahkan beberapa keyword utama disini”>.
- Meskipun tidak banyak, beberapa search engine juga membaca comment tag. Isilah comment tag Anda dengan beberapa keyword yang relevan.
Kamis, 31 Maret 2011
Pengoptimalan website content
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar